Showing posts with label Tips. Show all posts
Showing posts with label Tips. Show all posts

Friday, June 19, 2009

Kiat Memilih Minyak


Minyak adalah sumber energi yang paling tinggi, yaitu 9 kalori per gram. Bandingkan dengan zat gizi lain, seperti karbohidrat dan protein, yang hanya menyumbang 4 kalori per gramnya. Minyak juga merupakan media dan sumber vitamin larut dalam lemak seperti vitamin A, D, E, dan K, dan juga karotenoid.

Beberapa jenis lemak tidak dapat dibuat oleh tubuh manusia sehingga mutlak didapatkan dari makanan. Contohnya asam lemak linoleat (omega-6) dan alfa-linolenat (omega-3). Omega-3 diperlukan tubuh untuk menjaga berfungsinya otak dan sistem saraf tubuh kita.

Di pasaran, ada berbagai jenis minyak untuk memasak yang beredar. Berdasarkan bentuknya, kita mengenal margarin, butter, dan minyak padat. Dari asalnya, minyak lebih bervariasi. Contohnya saja, minyak sawit, kelapa, canola, jagung, sunflower, safflower, olive, dan lemak hewani.

Namun, yang penting kita ketahui untuk menjaga kesehatan sebenarnya adalah pembuatan minyak berdasarkan golongannya. Yaitu minyak jenuh, minyak tak jenuh tunggal, minyak tak jenuh ganda, dan minyak trans. Setiap golongan minyak memiliki efek yang berbeda bagi kesehatan jantung kita.

Secara sederhana minyak dapat digolongkan dalam 5 kelompok:

1. Minyak jenuh (saturated fatty acids/SFA)
Minyak yang asam lemaknya sudah terisi penuh oleh atom hidrogen. Sumber utamanya: makanan hewani seperti daging, ayam, mentega (butter), susu murni, dan minyak dari buah kelapa serta minyak kelapa sawit.

2. Minyak tak jenuh tunggal (monounsaturated fatty acids/M U FA)
Asam lemaknya kekurangan satu atom hidrogen. Contoh: minyak kacang tanah (peanut), canola, dan zaitun (olive).

3. Minyak tak jenuh ganda (polyunsaturated fatty acids/PUFA)
Asam lemak yang kekurangan 2 atau lebih atom hidrogen. Contoh: minyak jagung, sunflower, kedelai, wijen, dan safflower.

4. Minyak trans (trans fatty acids)
Jenis minyak yang terbentuk pada proses hidrogenasi minyak cair menjadi minyak padat. Seperti pada saat pembuatan margarin. Minyak jenis ini juga terdapat dalam makanan alami.

5. Minyak Omega-3
Sejenis minyak PUFA yang bersumber pada ikan laut, seperti tuna, salmon, sarden, dan juga dari kacang-kacangan, canola, kedelai, dan flaxseed oil.

6. Minyak Omega-6
Minyak PUFA yang terdapat dalam minyak nabati, seperti minyak kedelai, jagung, dan safflower.



Sumber : Prevention Indonesia

Thursday, May 28, 2009

10 Tips Belanja Hemat



1. Perhatiin baik2 kemana uang anda pergi. catet di memo apa yang dibutuhkan dan mencatat apa yang anda beli. Terbiasa mencatat akan membantu anda menjadi lebih cermat dan tentu lebih hemat saat belanja.

2. Jangan suka belanja mendadak. Makin banyak waktu untuk belanja, makin hematlah anda. Anda bisa membandingkan harga sebelum akhirnya mengambil keputusan. Hukum ini berlaku lebih pada momen-momen tertentu seperti persiapan merayakan hari besar, ulang tahun, dll.

3. Kalau belum jadi konglomerat dengan limpahan uang di deposito, lebih baik bawa uang cash di dompet untuk dibelanjakan, dibandingkan memakai kartu kredit.

4. Jadilah Gober bebek. Jangan malu untuk menawar serendah mgkn. Kalau memang malas, belanjalah dengan teman yang jago menawar. Dengan begitu anda bisa menghemat sejumlah uang walau tidak terlalu besar jumlahnya, dan uang itu bisa dialokasikan untuk keperluan yang lain.

5. Jangan lupa bawa daftar belanja anda. Dan biasakan untuk tidak membeli apapun yang tidak ada dalam daftar tersebut.

6. Jangan pergi belanja dalam keadaan lapar. Itu akan membuat anda jadi boros membeli makanan yang harganya bisa relatif mahal. Kalau bisa makan dulu di rumah sebelum pergi, itu akan jauh lebih baik. Kecuali memang niat makan diluar....

7. Jangan belanja dalam keadaan bingung, sedih atau sedang dalam masalah lain. Terutama pada wanita, belanja dalam keadaan seperti ini akan membuat anda lapar mata dan akhirnya membeli sesuatu yang sama sekali tidak perlu.

8. Belanjalah sendirian. Bawa pasangan atau anak ketika belanja akan membuat anda ‘tergoda' untuk membeli sesuatu untuk mereka. Tinggalkan saja mereka dirumah.

9. Jangan langsung buang bukti pembayaran. Anda bisa baca ulang bukti itu untuk menjadi bahan perhitungan dan ‘perenungan'. Dan siapa tahu barang yang anda beli rusak, anda bisa mengembalikannya dengan membawa bukti itu.

10. Jangan malu cari barang tertentu di toko barang bekas atau garage sale. Jika pandai memilih, anda bisa menghemat sejumlah uang untuk barang yang masih berkualitas baik.